Ruang Belajar dalam Frame: Eksplorasi Komposisi Fotografi di Lingkungan Sekolah

Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) berupa pembelajaran mata pelajaran Fotografi dengan materi “Penerapan Elemen dan Teknik Komposisi Dasar Fotografi” dilaksanakan di lingkungan SMKN 3 Kasihan (SMSR Yogyakarta) pada tanggal 3 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Praktik Kependidikan, Bandhung Galih Nugraha, di bawah bimbingan guru pamong Djarot Wahyu Sasongko, S.Sn., M.Pd., dengan sasaran peserta didik kelas XI DKV 3 Program Keahlian Desain Komunikasi Visual. Pembelajaran ini memanfaatkan koridor kelas, area SMSR Technopark, dan halaman sekolah sebagai ruang belajar, sehingga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi berbasis proyek, serta poin ke-11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui apresiasi dan pemanfaatan ruang lingkungan sekolah secara bijak dan berkesadaran.
Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik kelas XI DKV 3 dengan kemampuan mengidentifikasi unsur dan prinsip Nirmana serta menerapkan enam teknik komposisi dasar fotografi, yaitu Rule of Thirds, Leading Lines, Frame in Frame, Fill the Frame, Negative Space, dan Anomali (Pattern Break). Proses pembelajaran dipandu oleh Bandhung Galih Nugraha dengan supervisi guru pamong Djarot Wahyu Sasongko, S.Sn., M.Pd., menggunakan pendekatan Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok kecil dan bergantian peran sebagai fotografer, pengarah gaya (stylist), dan objek foto, kemudian mempraktikkan teknik komposisi secara langsung di koridor kelas, gerbang SMSR Technopark, dan halaman parkir sekolah—memanfaatkan garis bangunan, bingkai jendela, dan elemen arsitektur yang sudah tersedia sebagai unsur pendukung komposisi.
Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kepekaan visual dan kemampuan teknis peserta didik kelas XI DKV 3 dalam membaca ruang serta unsur-unsur yang ada di lingkungan sekolah sebagai elemen komposisi foto yang bermakna. Sudut-sudut sekolah yang selama ini dilewati begitu saja—koridor, gerbang, area parkir—berhasil diolah peserta didik menjadi latar foto yang estetik tanpa memerlukan properti atau sumber daya tambahan, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan pemanfaatan optimal atas apa yang telah tersedia. Karya-karya foto yang dihasilkan turut menjadi bahan baku bagi Katalog Visual DKV bertema “Eksplorasi Bentuk dan Ruang” yang akan dikembangkan pada unit pembelajaran berikutnya.
Kegiatan pembelajaran fotografi tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Praktik Kependidikan dalam mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya melalui penciptaan proses pembelajaran berbasis proyek yang mendorong peserta didik dan warga sekolah untuk semakin peka terhadap potensi estetika dan nilai keberlanjutan yang ada di lingkungan sekitar. Ke depannya, hasil karya fotografi ini diharapkan dapat dimanfaatkan lebih lanjut sebagai media publikasi dan edukasi mengenai pentingnya kesadaran lingkungan berkelanjutan di kalangan generasi muda.
Kontributor: Bandhung Galih